Ditundanya ESL Adalah Kemenangan Besar Bagi Sepakbola

Europan Super League atau ESL telah resmi ditangguhkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Terkait ini, Kapten Manchester City Fernandinho menganggapnya sebagai bukti kemenangan besar bagi Sepakbola. DAFTAR SBOBET

Berbagai kalangan memang sempat melayangkan aksi protes dan kecaman terhadap deklarasi Liga Super Eropa atau European Super League pada Senin lalu, 19 April 2021.

Kompetisi yang didirikan oleh 12 tim besar Eropa tersebut dicap sebagai kompetisi ‘tandingan’ untuk Liga Champions Eropa. Singkatnya, kompetisi ini menjanjikan hadiah yang lebih besar dibandingkan kompetisi besutan UEFA tersebut.

Sayang sekali, proyek ESL ini tidak berjalan dengan mulus, karena banyak sekali pihak yang menentangnya. Mulai dari kalangan pemain, pelatih, legenda sepakbola hingga para fans para kontestan mengecam keras eksistensi Liga Super Eropa ini.

Pada akhirnya, satu per satu kontestan memutuskan mundur dari kompetisi tersebut. Total sudah ada 9 dari 12 tim yang telah mengundurkan diri dari Liga Super Eropa, situasi ini memaksa pihak penyelenggara kompetisi menangguhkan ESL sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Pada intinya, Liga Super Eropa ini sedang berada di ujung tanduk, dan diyakini akan bubar dalam waktu dekat.

Apapun itu, kapten Manchester City Fernandinho mengaku bahwa dia dan rekan-rekannya kaget saat mendengar adanya kompetisi tandingan Liga Champions Eropa ini.

“Ini gila. Pada hari Senin Liga Super ini keluar, kami sedikit terkejut,” akunya pada Sky Sports.

Bek asal Brazil ini menegaskan bahwa dia dan rekan-rekannya tidak senang dengan adanya kompetisi tersebut, karena itu dia senang karena akhirnya Liga Super Eropa ditangguhkan dan itu adalah kemenangan dari sepakbola.

“Kami sangat senang sekarang karena semuanya berbalik dan semua orang yang mencintai sepak bola tenang. Yang pasti, kami senang karena pada akhirnya sepak bola menang,” tegas Ferndinho.

Adapun, dari 12 tim yang menjadi kontestan, kini tinggal menyisakan tiga tim saja di kompetisi ESL ini antara lain Real Madrid, Barcelona dan Juventus. Ketiganya memastikan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk European Super League.

You may also like

error: